background img
bank bjb
Gubernur Kaltim: Diharapkan Jangan ada kepentingan politik

Mengenai penunjukkan pusat pemerintahan ibu kota Negara di luar DKI

Gubernur Kaltim: Diharapkan Jangan ada kepentingan politik

SAMARINDA ,- Mengenai penunjukkan pusat pemerintahan atau ibukota negara di luar DKI Jakarta diharapkan tidak adanya tarik menarik kepentingan politik.

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan, untuk memilih atau menunjuk pusat pemerintahan di luar Jakarta, adalah merupakan kebutuhan bangsa, negara dan kementerian.

"Artinya, jika menurut negara daerah mana yang tepat secara teknis kelayakan dan bagus, itulah yang harus ditetapkan atau ditunjuk. Ini adalah kebutuhan. Jangan ada lagi yang menyebut program ini adalah kepentingan politik," kata Isran Noor di Samarinda belum lama ini.

Isran menegaskan, permasalahan tersebut jangan berbicara besarnya anggaran. Karena, untuk kepentingan negara dan bangsa jangan berbicara anggaran.

Kondisi ini adalah kebutuhan negara. Contoh, sama halnya dengan melaksanakan pemilihan umum (Pemilu) jangan berbicara besar atau kecil anggaran. Karena, semua itu adalah untuk kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dalam ketatanegaraan itu diperlukan.

"Jangan ada yang berbicara itu terlalu mahal. Menurut saya tidak begitu. Berapa pun biayanya, itulah konsekuensi untuk kebutuhan negara. Sedangkan bagi Kaltim, mau di mana saja dan kapan saja dipindahkan pusat pemerintahan atau ibukota negara, maka pemerintah provinsi maupun rakyat Kaltim siap saja," tegasnya.

Bahkan, jika tidak jadi juga tidak masalah. Karena, itu semua hak negara atau hak Presiden. (spn/hum).

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4