background img
bank bjb
Polda Metro Ungkap Kasus Mafia Tanah dan Properti Dengan Kedok Notaris Fiktif

Polda Metro Ungkap Kasus Mafia Tanah dan Properti Dengan Kedok Notaris Fiktif

JAKARTA,--- SUBDIT Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah berhasil membekuk sejumlah pelaku sindikat kejahatan properti dan mafia tanah di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa sudah ada tiga kelompok berbeda sindikat kejahatan properti dan mafia tanah ini, yang dibekuk pihaknya.

"Tiga kelompok atau sindikat mafia tanah dan kegiatan properti ini melakukan aksinya dengan modus dan cara yang hampir sama yakni dengan menjadi notaris fiktif dan agen properti gadungan," kata Gatot, Jumat (9/8/2019).

Karenanya pihaknya berkomitmen memberantas habis sindikat kejahatan properti dan mafia tanah ini, agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan dan dirasakan.

Direktur Reserse Kriminal umum Kombes Suyudi Ari Seto menjelaskan bahwa terungkapnya para kelompok sindikat mafia tanah dan kejahatan properti ini, berkat laporan dari masyarakat yang menjadi korban.

"Kami mensinyalir masih banyak korban lainnya dari aksi penipuan para sindikat kejahatan properti dan mafia tanah ini. Untuk itu kami membuka hotline bagi para masyarakat yang merasa pernah menjadi korban para sindikat ini," kata Suyudi.

Nomor Hotline yang dibuka adalah di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya di nomor 0812-8171-998. Nomor hotline sudah dibuka sejak pekan lalu saat polisi berhasil mengungkap sindikat kejahatan properti ini dengan membuka kantor notaris fiktif di Tebet, Jakarta Selatan.

"Kita harapkan para korban melapor ke nomor hotline yang kami buka ini, sehingga kami bisa ungkap jika ada kelompok atau sindikat lainnya dalam kasus ini" kata Suyudi.

Seperti diketahui Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali berhasil mengungkap sindikat kejahatan properti dengan modus membuka kantor notaris gadungan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan terungkapnya kelompok ini berawal dari laporan korban yakni VYS pada 19 Juli lalu.

Korban yang hendak menjual rumah dan lahannya senilai Rp 15 Miliar, mengaku sudah ditipu para pelaku. Sehingga sertifikat lahan seluas 1.431 M2 di Jalan Kebagusan Raya Nomor 30, Pasar Minggu, Jakarta Selatan milik korban, sudah digadaikan ke koperasi atau perusahaan bridging yang ada di Jawa Barat.

"Karenanya korban membuat laporan ke polisi dan tim kami langsung menyelidiki dan mendalami pelakunya," kata Argo dalam konpers di Wisma Iskandarsyah, Jumat (9/8/2019).

Menurut Argo dari tiga pelaku masing-masing memilki peran tertentu. Mulai dari yang berperan menjadi calon pembeli, notaris palsu, serta perantara.

Ia mengatakan adanya kantor notaris gadungan di Jalan Iskandarsyah membuat korban percaya terhadap paa pelaku yang berperan menjadi calon pembelin dan notaris palsu.

"Sehingga korban memberikan sertifikat lahan asli miliknya ke pelaku yang berperan sebagai notaris. Dalih pelaku untuk mengecek keabsahan sertifikat ke BPN. Padahal sertifikat asli digadaikan para pelaku senilai Rp 4 Miliar," kata Argo.

Korban kata Argo baru tersadar telah menjadi korban penipuan dan penggelapan setelah mengecek ke BPN yang menyatakan bahwa sertifikat lahannya sudah diagunkan ke koperasi.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan modus kawanan ini adalah dimana salah seorang pelaku akan menawar rumah dan lahan yang hendak dijual korban. "Pelaku kemudian membujuk untuk menitipkan sertifikat asli beserta dengan identitas pemilik yakni KTP, KK, IMB, dan sebagainya di Notaris Fiktif yang ditunjuk oleh kelompok tersangka. Dengan alasan untuk dilakukan pengecekan ke BPN," kata Suyudi.

Para Tersangka dikenakan Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.

a. Pasal 263 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 6 (enam) tahun; b. Pasal 266 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 7 (tujuh) tahun. c. Pasal 372 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 4 (empat) tahun.


Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4