background img
bank bjb
Ketua DPRD Ketapang Di Tetapkan Sebagai Tersangka Oleh Kejari

ilustrasi

Ketua DPRD Ketapang Di Tetapkan Sebagai Tersangka Oleh Kejari

Ketapang, -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang resmi menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang Hadi Mulyono Upas sebagai tersangka kasus gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang terhadap pokok pikiran atau jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) dirinya sebagai anggota DPRD pada tahun anggaran 2017 dan 2018 lalu.

Penetapan status tersangka Ketua DPRD Kabupaten Ketapang ini disampaikan langsung oleh ketua tim penyidik Kejari Ketapang, Monita, SH., MH saat menggelar konferensi press di Aula Kantor Kejari Ketapang, Selasa (13/8/2019) sore.

Monita mengatakan, penetapan Ketua DPRD Ketapang sebagai tersangka ini, setelah dilakukan berbagai rangkaian penyidikan dan pemeriksaan terhadap 53 orang saksi dan saksi ahli terkait adanya dugaan kasus gratifikasi dan penyalahgunaan kewenangan atas pokok pikiran atau aspirasi tersangka pada tahun anggaran 2017 dan 2018 di beberapa SKPD.

“Setelah dilakukan penyidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi beserta beberapa dokumen sebagai barang bukti yang cukup, maka Ketua DPRD Kabupaten Hadi Mulyono Upas kami tetapkan statusnya sebagai tersangka mulai hari ini,” ucapnya.

Dari hasil penyidikan lanjut Monita, tersangka telah melakukan perbuatan yang melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Hadi Mulyono Upas sebelumnya masih sebagai saksi dan sempat tidak memenuhi panggilan kita, saat ini pasca statusnya ditetapkan sebagai tersangka, kita akan melakukan pemanggilan kembali dan jika tersangka tidak kooperatif, maka  kita akan melakukan upaya jemput paksa,” tegasnya.

Hadi Mulyono Upas menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Ketapang sejak Jumat (16/11/2018) menggantikan koleganya Budi Matheus yang mengundurkan diri dan berpindah partai politik.

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS