background img
bank bjb
Police Line Eks Terminal Lama, Bupati Nias: Atas Laporan Pemkab Nias 21 Maret 2019

Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, Bupati Nias

Police Line Eks Terminal Lama, Bupati Nias: Atas Laporan Pemkab Nias 21 Maret 2019

NIAS INDUK,- Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, menanggapi hal penutupan eks terminal lama di Gunungsitoli Sumatera Utara, Jumat (6/9/2019).

Bupati Nias menyampaikan, "Polemik aset Kabupaten Nias antara Pemerintah Kota Gunungsitoli berunjuk Police line dari Kepolisian Resor Nias".

Hal tersebut ramai dibicarakan di beberapa akun media sosial yang menerangkan bahwa sebagian pedagang melakukan protes kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli atas penutupan tersebut karena para pedagang sedang membangun kios di areal yang masih berproses hukum itu.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM angkat bicara, terkait hal itu
"Tanah eks terminal lama yang terletak di Kota Gunungsitoli adalah milik Pemerintah Kabupaten Nias masih tercatat di Kartu Inventaris Barang (KIB) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Nias pada tahun 2015 - 2016. Namun Eks terminal lama tersebut pernah diberikan pinjam pakai kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Lebih lanjut Bupati Nias menjelaskan pada tahun 2017 beberapa bangunan yang ada di dalam tanah eks terminal lama tersebut dirusak oleh oknum- oknum tertentu, maka atas pengerusakan bangunan itu Pemerintah Kabupaten Nias melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nias melaporkan kejadian itu kepada Polres Nias". Ujar Bupati Nias.

Bupati Nias menambahkan bahwa pada  tangal 26 Februari 2019 Pemerintah Kota Gunungsitoli menyurati Bupati Nias untuk Pinjam Pakai kembali Lahan eks terminal lama. Namun Pemerintah Kabupaten Nias tidak menyetujui, karena tanah tersebut masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh pihak Kepolisian Resor Nias Daerah Sumatera Utara.

Pada pada bulan Maret 2019 tanah eks terminal lama tersebut mulai dibangun kios pedagang  tanpa  persetujuan Pemerintah Kabupaten Nias sehingga  Kepala dinas Perhubungan Kabupaten Nias an. Yuwanman Lase, SH kembali melaporkan pada tanggal (21/3/2019) atas dugaan penyerobotan sehingga pihak Kepolisian Resor Nias melakukan pemasangan garis (Police Line). Ujar Bupati Nias.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nias menanggapi bahwa apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Nias tersebut dengan melaporkan kepada  Polres Nias merupakan solusi terbaik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan bahkan menyampaikan apresiasi kepada Polres Nias atas pemasangan Police Line.

Lebih lanjut anggota DPRD Kabupaten Nias, Berian Mei menyatakan bahwa penyerahan asset harus taat azas dan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, bahkan sepengetahuan saya penyerahan asset ini telah dibentuk tim oleh Gubernur Sumatera Utara  selaku Wakil Pemerintah Pusat di Daerah pada tahun 2019, dan sejalan dengan pasal 13 ayat (5) Undang-Undang Nomor 47 tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumatera Utara serta Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2016 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Nias dari Wilayah Kota Gunungsitoli ke wilayah Kecamatan Gido Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara. terang Berian Mei.


Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 DEWAN BREBES
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4