background img
bank bjb
Gubernur Lukas Menyatakan Segera Bertemu Kapolri dan Kepala Badan Intelijen

Kepulangan Mahasiswa Karena Diawasi Aparat

Gubernur Lukas Menyatakan Segera Bertemu Kapolri dan Kepala Badan Intelijen

PAPUA, -- Hasil pertemuan Gubernur Papua Lukas Enembe bersama seluruh bupati dan walikota di bumi cenderawasih memastikan, kepulangan ribuan mahasiswa dari kota studi di luar daerah, dikarenakan rasa takut akibat merasa diawasi aparat.

Menyikapi hal itu, Gubernur Lukas menyatakan segera bertemu Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, guna membahas permasalahan tersebut.

“Saya kira alasan kepulangan mahasiswa ini harus dibicarakan bersama pihak terkait. Sehingga jika (semua bupati dan walikota) sepakat, kita undang atau bertemu Kapolri mapun Kepala BIN untuk bicarakan masalah ini serta cari solusinya,” terang Enembe di Jayapura, Senin malam.

Sebelumnya alasan kepulangan mahasiswa disampaikan Bupati Nduga Yairus Gwijangge yang menyebut 500 dari 648 mahasiswa yang mengambil studi di luar Papua, telah kembali ke Papua. Kepulangan dikarenakan perasaan tidak nyaman.

Bupati Deiyai Ateng Edowai pun menyampaikan hal senada, dimana penyisiran oleh aparat keamanan terhadap mahasiswa Papua di Pulau Jawa menyebabkan, sebagian besar anak-anak bumi cenderawasih, meminta pulang kampung.

Menanggapi laporan itu, Gubernur Lukas menilai perlu ada penelusuran lebih lanjut.  Sebab aparat keamanan juga bertujuan baik untuk melihat (dan memastikan) mahasiswa di luar Papua (dalam keadaan aman). Namun (upaya itu bisa) dianggap (sebagai) bentuk intimidasi oleh mahasiswa.

“Polisi dan teman-teman dari BIN (mengawasi) mungkin tujuan mereka baik. Mereka mau melihat mahasiswa, namun  dianggap intimidasi. Sehingga mesti ada pembicaraan bersama pihak terkait ,” tuturnya.

Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol Gatot Hariwibowo menyatakan dugaan intimidasi terhadap mahasiswa masih membutuhkan penelusuran.

“Sehingga kita menilai positif upaya dari Gubernur Papua untuk datang ke Jakarta guna membahas persoalan itu lebih lanjut bersama pihak terkait,” ucap ia. Diketahui, jumlah kepulangan mahasiswa Papua dari berbagai kota studi kini mencapai 2.047 orang.(spn/hms).

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4