background img
bank bjb 1
Satpol PP Layangkan Surat Peringatan Kedua Bagi PKL "Kumuh" Dan Permanen

Satpol PP Layangkan Surat Peringatan Kedua Bagi PKL "Kumuh" Dan Permanen

TEGAL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal memberikan surat peringatan kedua kepada pedagang kaki lima (PKL) dibeberapa titik diantaranya di jalan dwika atau depan taman poci dan depan komplek GOR Wisanggeni Kota Tegal. mereka yang menerima surat tersebut adalah pedagang yang memiliki lapak yang terkesan kumuh dan lapak permanen.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Tegal Edy Sudirman SH mengatakan, banyak surat peringatan yang sudah dilayangkan kepada para PKL dibeberapa titik kota tegal. kita tahu bahwa lapak lapak mereka itu terkesan kumuh dan permanen. maka dari itu kami meminta kepada pemilik lapak untuk segera membongkarnya.

" Semua ada tahapannya. setelah kita layangkan surat peringatan sampai tiga kali tidak digubris, maka kita tidak segan untuk membongkarnya. himbauan kami, hendaknya para PKL ini tidak membangun lapak secara permanen. Artinya setelah selesai berdagang, maka lapak tersebut harus segera diberesi," Pinta Edy saat melakukan operasi, Senin (18/11) dikomplek depan GOR Wisanggeni KOta Tegal.

Sementara itu, AYU pemilik lapak yang ada di depan GOR wisanggeni mengatakan, dirinya akan memberitahukan adanya surat peringatan ini kepada suaminya. dirinya juga mengatakan bahwa saat ini suaminya sedang merantau di luar kota dan akan pulang sekira 2 mingguan. pihak Satpol PP pun memberi jangka waktu 2 minggu. Satpol PP akan kembali mendatanginya.

Dalam razia lapak PKL ini, didampingi dari TNI dan Dishub.

Isi surat pemberitahuan yang dilayangkan ke PKL yang terkesan kumuh dan lapak permanen menyebut dalam rangka menciptakan keertiban, kebersihan dan keindahan kota tegal, diminta kepada seluruh PKL agar membongkar dan tidak meninggalkan gerobak/tenda/lapak setelah digunakan untuk berdagang/berjualan. apabila dalam jagka waktu dua hari terhitung sejak tanggal surat pemberitahuan ini tidak diindahkan/dilaksanakanakan dilakukan penertiban.(Hid/spn)

Berita Lainnya
HUT PDAM pa markus HUT Wahid 2 HUT Tegal