background img
bank bjb 1
Jadi Irup HUT Korpri, Walikota Bacakan Amanat Presiden

Jadi Irup HUT Korpri, Walikota Bacakan Amanat Presiden

TEGAL - Orientasi birokrasi saat ini di era industri jilid 4 diminta harus berubah, bukan lagi prosedural namun harus pada hasil nyata. Hal itu disampaikan Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono,SE.MM saat membacakan sambutan Amanat Presiden Joko Widodo pada Upacara Peringatan HUT KORPRI ke 48 di Alun-Alun Kota Tegal. Jumat (29/11).

Hadir dalam upacara peringatanya Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi,ST.MM, Pj.Sekda yang sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Tegal Drs.Imam Badarudin beserta Jajaran Forkopimda Kota Tegal.

Bertindak sebagai inpekstur upacara (Irup) dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tegal membacakan secara penuh sambutanya Presiden Joko Widodo yang meminta agar orientasi KORPRI betul-betul harus berubah. Bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata.

Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga diminta Presiden dipotong dan dipercepat dengan cara penerapan teknologi. “Bahkan saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat,”kata Presiden dalam sambutan yang dibacakan walikota.

Presiden juga mengungkapkan bahwa di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Kegiatan yang bersifat seremonial dan rutinitas juga diminta dikurangi dan diganti dengan kegiatan yang lebih produktif serta berorientasi pada hasil. Saat ini, kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan.

Dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. lnovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah. “Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul terdelivered, dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan,”ujar presiden.

“Ambil jalan perubahan, lakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linear dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah, kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, pelayanan yang “ruwet”, berbelit-belit dan menyulitkan rakyat, harus di pangkas karena melayani menjadi kunci reformasi birokrasi,”tegas presiden.
 
Adapun usai pelaksanaan upacara, dilaksanakan pemberian KARIP (Kartu Identitas Pensiun) pada perwakilan KORPRI serta pemberian hadiah pada para pemenang lomba di HUT KORPRI ke 48. KARIP dan Hadiah lomba HUT KORPRI  diserhakan langsung Wali Kota  H. Dedy Yon Supriyono, SE.MM dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumad, serta Ketua KORPRI Kota Tegal Drs. Imam Badarudin beserta Perwakilan Fokopimda Kota Tegal.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Beebopp pa erwin ASEP PRESIDEN purwakarta 2