background img
bank bjb
Hasil Pengembangan Polisi: Medina Zein direhablitasi, Tujuh Tersangka di Amankan

Hasil Pengembangan Polisi: Medina Zein direhablitasi, Tujuh Tersangka di Amankan

JAKARTA, - Awal tahun Polisi kembali gelar kasus terkait perkembangan kasus tersangka MZ tersangkut kasus pada 27 Desember 2019 lalu berhasil diamankan saat itu.

Kombes Pol. Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya saat rilis mengatakan, Ini hasil pengembangan dari beberapa  tersangka lain yang sebelumnya tujuh tersangka sudah diamankan.

"Pengembangannya tertuju ke MZ yang pada saat itu diamankan di salah satu rumah sakit di Lebak Bulus Jakarta Selatan," ucap Yusri.

"Polisi melakukan pemeriksaan kepada tersangka MZ test urine nya terbukti menggunakan ampetamin. Selanjutnya tersangka MZ kita dalami dan lakukan pemeriksaan rambut tersangka di Puslabfor Polri," ujar Kabid Humas Yusri.

Kabid Humas Yusri menerangkan,  Kemarin, Kamis (2/1/2020) telah keluar hasilnya melakukan dua pemeriksaan yaitu tersangka  inisial IA dan MZ. IA ini sudah lama menggunakan jenis ampetamin dan meampetamin.
 
"Untuk tersangka MZ tidak bisa terdeteksi karena penggunaanya belum terlalu lama, dan pada saat  dilakukan penangkapan yang ditemukan hanya HP dari hasil pengembangan," tuturnya.

"Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara menyangkut masalah tersangka MZ dimana yang  bersangkutan harus dilakukan assesment dan sudah keluar hasilnya di putuskan Midina Zein dengan nama aslinya Midina Suzani akan dilakukan rehablitasi terhadapnya," pungkasnya.

"Rehabilitasi akan dilaksanakan di Lemdikpol Pasar Jumat. Hari ini MZ akan diberangkatkan kesana untuk di rehab selama tiga bulan," terang Yusri.

Tetapi, Yusri menambahkan, kita akan lihat dari situasi yang ada apakah bertambah atau berkurang masa rehabnya tergantung dari tim rehabilitasi disana.

"Pengembangan kasus ini, tujuh tersangka tetap diproses, mungkin  beberapa hari.dalam seminggu dua minggu ini akan.berkembang lagi karena sudah mengarah ke beberapanorang lagi. Nanti lebih lanjut akan Kita samapaikan lagi apabila pengembangan ininberhasil mengarah kepada orang yang lain," ungkapYusri

Dikesempatan ini tersangka MZ  mengemukakan, Saya meminta maaf pada keluarga saya, seluruh karyawan saya, juga follower dan masyarakat Indonesia karena pemberitaan saya Alhamdulillah sangat baik dan prestasi saya juga, tapi tiba-tiba saya kaget dengan pemberitaan ini.

"Terimakasih kepada Polda Metro Jaya yang membantu saya menyadarkan diri saya bahwa Narkoba itu bukan sesuatu yang baik digunakan untuk bekerja atau bukan untuk penyembuhan, tuturnya.

"Memang ada salah satu obat yang digunakan oleh tersangka MZ, tapi dengan seijin dokter itu sebagai obat bipolar yang dikonsumsi nya," pungkasnya.

"Tersangka MZ mengidap bipolar sejak 2016 lalu yang memang dari faktor genetik," imbuhnya.

"Kedepannya mohon didoakan tidak akan terulang lagi hal seperrti ini dan saya  berterima kasih untuk semuanya," harap MZ.

Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor