background img
bank bjb
Bangun Gedung Parkir Assyifa  Diduga Tidak Ada IMB

Bangun Gedung Parkir Assyifa Diduga Tidak Ada IMB

KOTA SUKABUMI, -- Kegiatan pembangunan  Gedung Parkir Rumah Sakit Islam (RSI) Assyifa yang dikerjakan oleh pihak Ketiga, dijalan Sudirman Kota Sukabumi, diduga tidak ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pantauan Sinar Pagi News dilokasi pembangunan sejak awal pembangunan dimulai hingga kondisi berdiri, tidak ditemukan papan plang IMB, yang umumnya di pasang dalam setiap kegiatan pembangunan berlangsung.

Berkaitan dengan hal tersebut sinar pagi news pada 31 Desember 2019 melakukan konfirmasi kepada Dinas PMPT-SP, Dinas PUPRPKP2  dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi.

Saat di konfirmasi pihak Dinas PMPT-SP kota Sukabumi melalui Bidang Perijinan, yang di sampaikan oleh kasi pengawasan dan pengendalian perijinan Pauji  (2/1/2020) kepada sinarpaginews.com mengatakan, untuk gedung parkir di RSI Assyifa hingga saat ini belum ada pengajuan penerbitan IMB, singkatnya.

Penjelasan yang sama juga di sampaikan oleh staff pelayanan bidang tata ruang  Dinas PUPRPKP2 Kota Sukabumi, "Surat Keterangan Rencana Kota untuk pembangunan gedung parkir di RSI Assyifa belum ada pengajuan" katanya.

Sementara Dinas lingkungan Hidup, yang disampaikan oleh staff Pelayanan menjelaskan, "RSI Assyifa menurut data yang ada, terakhir pengajuan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) itu di bulan Maret 2018, termasuk diantaranya, bangunan perkantoran, Rawat Inap, lahan parkir dan Gedung Pertemuan, katanya.

Pihak RSI Assyifa saat dikonfirmasi melalui humas (2/1/2020) mengarahkan sinarpaginews.com untuk langsung menghubungi Yayasan Assyifa, karena Management Rumah Sakit dengan Yayasan itu berbeda, prihal kegiatan pembangunan untuk lebih jelasnya silahkan menghubungi pihak Yayasan atau Kontraktor pelaksana pembangunan", singkatnya dalam  panggilan telepon.

Seli salah satu staff Yayasan Assyifa (3/1/2020), yang menerima kedatangan waratawan, saat disampaikan hendak konfirmasi mengenai dugaan tidak ditemukannya papan plang IMB pada kegiatan pembangunan gedung parkir, Seli berbalik mempertanyakan kepada Wartawan, "kenapa baru sekarang, tidak dari dulu-dulu" karena melihat ada pembangunan ya" tanya Seli.

selain itu Seli juga mempertanyakan, kenapa Wartawan yang mempertanyakan bukan Dinas terkait, singkatnya, seraya meminta Wartawan untuk menunggu, selesai rapat Yayasan, sebab pimpinan dan jajarannya sedang melangsungkan rapat.

Menyikapi pertanyaan yang disampaikan Seli, (Kenapa Wartawan), dalam undang-undang Pers nomor 40 Pasal 3 (1) Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.
Pasal 4 (3) Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi, dan Pasal 6 hurup c, menjelaskan "mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar; serta hutuf d, menegaskan  bahwa pers memiliki fungsi, "melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Usai melaksanakan rapat, Pihak Yayasan yang sekaligus di Saksikan oleh Ketua Yayasan Assyifa menjelaskan, Kepengurusan Yayasan saat ini baru, dulu jaman pak Muhammad Dokumen persyaratan untuk pembangunan itu kan sudah di buat, namun dalam pelaksanaannya ada yang sudah diselesaikan Kemarin-kemarin namun ada yang baru di laksanakan sekarang-sekarang. "Untuk lebih jelasnya nanti ketemu Endang, hari Senin siang, sebab yang berkaitan dengan hukum itu urusan Endang, kebetulan orang Yayasan Assyifa yang mengerti hukum, itu Endang yang kebetulan berprofesi sebagai pengacara", jelasnya.

Lanjutnya lagi, Kebetulan Pekerjaan pembangunan gedung parkir, dikerjakan oleh pihak ketiga, maka segala macam urusan termasuk izin mereka yang mengurus, jika izin-izinnya belum diurus oleh pihak ketiga yang melaksanakan pembangunan tersebut, pihak yayasan akan memanggilnya. sebab "pihak yaysan hanya menerima hasil pekerjaan".



Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor