background img
bank bjb
Polda Metro Jaya Ungkap.Peredaran 1.343 Ton Ganja Dalam Dua Bulan

Polda Metro Jaya Ungkap.Peredaran 1.343 Ton Ganja Dalam Dua Bulan

JAKARTA,-- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres berhasil mengamankan sebanyak 1.343 ton ganja dari hasil operasi yang berlangsung selama dua bulan pada Desember 2019 dan Januari 2020.

Ganja tersebut diamankan secara bertahap. Yakni di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebanyak 410 Kilogram, Polrestro Jakbar sebanyak 308 Kilogram dan 12 batang pohon ganja.

"Polrestro Jaksel 374 kilogram, Polrestro Kabupaten Bekasi 200 kilogram dan Polrestro Depok 51 kilogram," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (22/1).

Dari kasus tersebut, polisi berhasil membekuk
19 tersangka, satu diantaranya tewas diterjang timah panas karena melakukan perlawanan kepada petugas.

"Terhadap satu orang tersangka telah dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan penangkapan tersebut, kemudian polisi melakukan pengembangan sampai ke Mandailing Natal, Sumatera Utara.," kata Yusri

Yusri menjelaskan "Dari hasil pengembangan di sana dibantu anggota Reserse Narkoba Sumut, dan diperoleh ganja 254 kilogram di Kotanopan (Mandailing Natal, Sumut), di sana polisi menemukan ladang ganja dengan luas mencapai lima hektare.  ladang ganja tersebut dapat ditempuh dalam waktu 3 jam dari Mandailing Natal dengan kendaraan roda empat," terangnya.

"Kemudian anggota jalan kaki (selama) enam jam untuk sampai lokasi dan ditemukan lima hektar ladang ganja dengan ukuran antara 150 sentimeter sampai 200 sentimeter," kata Yusri.

Pihaknya memperkirakan bahwa ladang ganja tersebut jika dipanen memiliki jumlah sebanyak 60 ton. "Ladang ganja tersebut siap dipanen. Kalau kira perkirakan, itu sekitar 60 ton ganja. Jadi cukup besar hasil pengungkapan ini," ungkap Yusri.

Atas perbuatannya, mereka masing-masing akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ancaman hukuman mati atau hukumanpenjara seumur hidup penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000," pungkasnya.

Berita Lainnya
radio  thomson bank bjb bawah iklan umroh astra motor