background img
bank bjb
BNNP Kalbar Musnahkan Narkotika dari Berbagai Jenis

BNNP Kalbar Musnahkan Narkotika dari Berbagai Jenis

PONTIANAK, -- Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat memusnahkan narkotika jenis sabu dengan berat 5 kg, pil ekstasi 5.015 butir dan pil happy five 10.010 butir pada Jumat, 7 Februari 2020. Pemusnahan dilaksanakan di halaman kantor BNN Kota Pontianak.

Sebelum dimusnahkan, barang bukti narkotika dan ribuan pil ekstasi terlebih dahulu dilakukan tes. Pemusnahan juga dihadiri oleh wagub kalbar Ria Norsan, Perwakilan Kodam XII Tpr, Danlantamal, Kejati Kalbar dan Kepala Kementrian Hukumham Provinsi Kalbar.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar, Brigjen Pol Suyatmo, menerangkan bahwa pengungkapan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar itu berawal dari laporan masyarakat akan adanya transaksi narkotika yang dikendalikan oleh seorang napi dari dalam lapas dan rutan.

"Dari laporan masyarakat tersebut oleh tim dilakukan lidik [penyelidikan] dan pulbaket [pengumpulan bahan keterangan] ke wilayah Ambawang, Sanggau dan Pontianak. Sekitar jam 15.00 WIB tim mendapat informasi pelaku menuju ke salah satu hotel di Pontianak Tenggara. Selanjutnya tim melakukan pembuntutan atas pergerakan pelaku, " kata Suyatmo pada Jumat, 7 Februari 2020.

Selanjutnya, pada pukul 16.00 WB, tim melakukan penggerebekan suatu kamar di hotel salah satu hotel di Pontianak, yang di dalamnya terdapat tersangka AG. Dia memiliki narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam tas ransel. Di dalamnya ada pula 6 bungkus plastik berisikan sabu, ekstasi dan happy five.
"Ketika diinterogasi, tersangka mengaku menerima perintah dari para tersangka yang merupakan warga binaan yang berada di lapas dan rutan kota pontianak," ujarnya.

Kemudian tim melakukan koordinasi ke rutan dan lapas untuk mengamankan para tersangka lainya. Sekitar jam 02.00 wib tim mengamankan 4 orang tersangka lainya dan membawa ke kantor BNNP Kalbar untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Dari lima tersangka yang diamankan, di antaranya AG warga Balai Karangan, Kabupaten Sanggau,  AP warga binaan lapas kelas IIIA Pontianak, PH warga binaan kelas II Pontianak, SG warga warga binaan kelas IIA Pontianak dan IR warga binaan Rutan Pontianak. Para pelaku ini ada yang sudah divonis mati dan ada bapak dan anak yang jadi pengedar" katanya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan, di antaranya 5,3 Kg sabu-sabu, 5.015 butir pil ekstasi dan 10.010 butir Happy Five, Disita pula satu unit motor dan 6 unit ponsel.

Sementara itu Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, meminta kepada penegak hukum agar memberikan hukuman mati kepada para pengedar narkoba supaya ada efek jera. "Saya minta para pengedar narkotika ini dihulum mati. Lebih baik mereka yang dihukum mati daripada masyarakat banyak menjadi korban akibat narkoba," pungkasnya.

Berita Lainnya
radio  thomson bank bjb bawah iklan umroh astra motor