background img
fULL BENNER 1
Sidak Pabrik Minuman Viz, BPOM Nyatakan Layak Dikonsumsi

Sidak Pabrik Minuman Viz, BPOM Nyatakan Layak Dikonsumsi

Pangkalpinang - Gerak Cepat, demi masyarakat Balai Pengawsan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bangka Belitung, Rupanya telah melakukan Sidak mendadak di Perusahan Air Minum kemasan Viz, milik PT Citra Golden Tunggal, Dijalan Air Mangkok, kelurahan Bacang, kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, Rabu (04/03/2020) Kemarin.
 
Sidak mendadak itu, setelah menerima laporan bahwa ada mimuman kemasan yang mengandung Jamur. Namun saat di lakukan pengecekan. Pihak BPOM, Tidak menemukan Apa-apa di perusahaan tersebut.
 
Demikian, disampaikan langsung, Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penindakan, Mohamad Bagir, saat kembali dikonfirmasi Awak Media, Kamis (05/03/2020) Pagi. Menurut Bagir, semua aduan langsung ditindak lanjuti dikarenakan Minuman kemasan merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat.
 
"Yang disarana Produksi tidak ada masalah tidak ada yang seperti kemaren, tapi tetap kita minta perbaikan termasuk revisi SOP supaya lebih detail sehingga tidak bermasalah,"katanya.
 
Saat ditanyakan, mengenai apakah pengawasan BPOM, hanyah sampai di perusahaan saja dan apakah tidak melakukan sidak di Toko-toko, menurut Bagir perusahaan memiliki SOP, Sendiri dan kalau memang itu bermasalah pasti di tarik.
 
Lanjut Bagir, pihaknya menghimbau kepada Masyarakat agar selalu mengecek, Air minuman apapun merknya ketika sebelum mengkonsumsinya. Selain itu masih dijelaskan Bagir, bahwa masyarakat juga harus mengikuti aturan larangan yang sudah tertulis di minuman. Seperti halnya agar tidak menaruh minuman di tempat sembarangan diantaranya, tempat panas dan di tempat bau.
 
"Di SOP mereka sendiri kalau ada yang bermasalah ditarik, kemudian jangan taru minuman di tempat yang terjangkau mata hari serta di tempat yang bau,"ujarnya.
 
Sementara itu, Pemilik PT Citra Golden Tunggal, H. Hidayat Arsani saat dikonfirmasi Awak Media, mengaku dugaan Air meneral kemasan Merk Viz yang dikabarkan bermasalah itu tidak benar. 
 
Iapun mengatakan kalau benar ditemukan hal demikian, jangankan pihak lain yang menutup perusahaannya. Ia menegaskan dia sendiri pun akan menghentikan produksi Air Mineral tersebut bilah di anggap membahayakan kesehatan masyarakat.
 
"Saya yang minta, pihak BPOM untuk datang dan melakukan pengecekan, dan hasilnya semua layak dikonsumsi dan tidak ada kerusakan apapun."ungkapnya. (Ode)
Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3