background img
fULL BENNER 1
Proyek Kolam Retensi Diduga, Di Buat Asal-asalan, Begini Kata LMP.

Proyek Kolam Retensi Diduga, Di Buat Asal-asalan, Begini Kata LMP.

PANGKALPINANG - Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Mada Babel mempertanyakan Proyek Pembangunan Kolam Retensi Kolong Kace dan Perumahan Rakyat, Desa Kace kecamatan Mendo Barat, kabupaten Bangka, Provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Yang mana, menurut Kabiro PU, LMP Babel Gustiar dan di Dampingi langusung Kepala Staf LMP Babel Fitrony Zega bahwa Proyek tersebut diduga di kerjakan Asal-asalan dan tidak sesua Rencana Anggaran Biaya (RAB),

Gustiar pun menilai proyek yang menelan anggaran APBN Rp 8.153.486.000.00, yang di kerjakan oleh PT Media Karya Citra Persada, patut di pertanyakan.

"Jadi kami menduga proyek tersebut, setelah kami melakukan pengecekan di lapangan, banyak di temukan dugaan penyimpangan," kata Gustiar seizin Ketua LMP Babel Ferry Irawan, Sabtu (08/5/2020) Sore.

Lebih lanjut Gustiar mengungkapkan, bahwa disisi pemasangan Talud  tersebut sudah jelas di bangun tindak menggunakan lantai kerja dan peletakan batu yang tidak sesuai dengan Spek.

"Kami melihat banyak yang tidak sesuai. Maka dalam hal ini kami mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung. Untuk melakukan pengecekan sebelum proyek itu selesai dan dalam Pelaksanaan proyek ini kami juga akan melakukan pengawasan,"ujarnya.

Kontraktor Pelaksana, Bambang saat di konfirmasi melalui sambungan telepon. Mengaku kata Asal-asalan itu seperti apa itu harus jelas. Karena menurutnya kalau masalah batu itu semua satu tempat kita beli.

"Jadi saya Klarifikasi yah, untuk masalah batu kita beli di satu tempat nama perusahaannya, PT Pitrama Properti yang berada di Desa Air Mesu dan untuk masalah Suplayer nya kita ada Suplayer khusus juga bisa di cek ada berapa Kubikasi kita beli dari sana bisa di cek juga,"ungkapnya.

Saat di tanyakan masalah lantai kerja. Menurut Bambang itu semua sudah sesuai, Mutu Beton sudah sesuai bahkan mutu beton di dalam kontrak K200, kita pakai K225.

"Semuanya sesuai dan lebih kuat dan tidak ada adukan menual dan semuanya pake Adukan Readymix,"jelasnya.

Terpisah, Pejabat pembuat komitmen (PPK) Haidir ketika di konfirmasi mengaku bahwa semua sudah sesuai standar. Namun kalau masih ada yang kurang itu pihaknya akan perbaiki.

"Kalau menurut kami sudah memenuhi Standar sesuai dengan Spek, kalau ada yang kurang menurutnya silahkan sampaikan dan pihaknya akan perbaiki,"jelasnya.

Sementara itu, Kasih Penerangan Umum (Kasih Penkum) Kejati Babel Roy Arland, saat di konfirmasi Sinarpaginews.com, Sabtu (09/5/2020) Malam mengaku akan melakukan pengecekan.

"Nanti akan kita pelajari dulu dan akan kita tindak lanjuti,"singkatnya. (Ode)

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3