background img
fULL BENNER 1
Dorong Pemkab Majalengka Untuk Lebih Efektif Dalam Pelaksanaan PSBB

Dorong Pemkab Majalengka Untuk Lebih Efektif Dalam Pelaksanaan PSBB

MAJALENGKA - Di saat penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menjelang perayaan hari raya idulfitri 1441 hijriah, pusat-pusat perbelanjaan di wilayah Kabupaten Majalengka masih dipadati para pengunjung.

Kondisi itu mendapat tanggapan dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Majalengka, M Fajar Shidik, Selasa (20/5/2020).

Fajar mendorong pemerintah daerah untuk segera memberikan klarifikasi dan pemahaman kepada para pengusaha dan pengunjung terkait kondisi peningkatan pengunjung pasar swalayan di Majalengka.

 Apalagi sejak Maret hingga Mei 2020 ini, persoalan mengenai aktivitas pedagang baik pedagang kaki lima dan pedagang pasar swalayan menjadi problem yang banyak diperbincangkan di lingkungan masyarakat maupun jejaring media sosial.

"Contohnya perlakuan berbeda terhadap PKL dan swalayan menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat. Jadi dengan adanya polemik terkait berjubelnya pengunjung swalayan seharusnya pemda atau gugus tugas memberikan klarifikasi atau pemahaman terkait polemik yang ada di tengah-tengah masyarakat," ujar Fajar, Selasa (20/5/2020).

Bahkan, lanjut dia, pemerintah daerah juga harus terus meningkatkan edukasi yang masif kepada masyarakat, sehingga protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan oleh semua lapisan masyarakat.

Sebab, pada kondisi saat ini semua elemen masyarakat sedang bersama-sama berikhtiar keluar dari pandemi Covid-19.

"Oleh karena itu kebijakan aturan yang telah tertuang dalam Peraturan Bupati Majalengka Nomor 54 Tahun 2020 Tentang Pelaksana PSBB pun harus benar-benar dijalankan. Karena tidak mengindahkanya protokol kesehatan menjadi persoalan ketika situasi kita masih sama-sama berikhtiar keluar dari pandemik Covid-19 dan saya juga tidak melihat dan mendengar adanya edukasi yangg masif dari gugus tugas ke lapisan masyarakat," ucapnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan Pemda untuk menaati aturan selama proses PSBB.

Apalagi, menurut Kang Fajar sapaan akrabnya, saat ini masih banyak kegiatan-kegiatan yang justru mengundang kerumunan banyak orang.

"Dengan situasi kita yang sedang PSBB. Saya mewarning jangan banyak kegiatan-kegiatan melanggar Perbup dan terkait adanya wacana pembentukan pansus Covid, saya selaku ketua fraksi restorasi pembangunan sangat mendukung supaya kerja pemerintah dalam hal ini gugus tugas kita bisa awasi," pungkasnya. (Abi Cris /Nunu) 

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3