background img
bank bjb 1
Polres Nias Kembali Ungkap 3 Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Nias

Polres Nias Kembali Ungkap 3 Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Nias

NIAS - Kepolisian Resor Nias Daerah Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus penganiayaan secara bersama-sama melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
 
Pengungkapan kasus pembunuhan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 01/ III / 2020 Reskrim tanggal 19 Maret 2020, Aiptu Augustinus Zega sebagai pelapor.
 
Tiga pelaku pembunuhan sudah kita ditangkap dan ditahan di RTP (Rumah Tahanan Polisi) Mapolres Nias, yaitu: Waspada Halawa (17) dan Otalua Beni Syahputra Halawa (25) alias Ota, dan Yarman Hati Halawa (33) alias Ama Jefan, warga Dusun II Desa Ambukha Kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat. Mereka adalah bersaudara. sebut Kapolres Nias Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP Deni Kurniawan, S.IK.,MH.
 
Lanjut Kapolres, Korban an. Tali'isa Halawa (49) laki-laki warga Dusun II Desa Ambukha Kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat merupakan kerabat dekat family tersangka. kata Kapolres Nias ketika dikonfirmasi Media ini, Kamis (09/07/2020) siang.
 
Deni menjelaskan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan di teras rumah saksi An. Tona'aro Waruwu alias Ama Oni, pada hari jumat (13/03/2020) sekitar pukul 22.00 wib malam di Dusun II Desa Ambukha Kec. Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat.
 
Saat itu, terjadi pertengkaran mulut Korban Tali'isa Halawa (49) kepada pelaku Yarman Hati Halawa (33) alias Ama Jefan, selanjutnya pelaku mendatangi korban melakukan pemukulan wajah, dada, dan lengan korban dengan tangan kosong hingga jatuh dan kepala korban terbanting di lantai.
 
Selanjutnya, Otalua Beni Syahputra Halawa (25) meninju kepala korban berulang-ulang bagian belakang dengan tangan kosong dan Waspada Halawa (17) alias Kabuyu meninju perut dan kepala korban, kemudian mendorong dada korban sehingga punggung korban terbanting di dinding rumah.
 
"Sejak kejadian, Tiga tersangka kabur melarikan diri Di Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias. Sementara korban TH mengalami sakit dan berbaring di rumahnya hingga meninggal dunia pada hari Kamis (19/03/2020) sekitar pukul 15.30 wib", ujar Kapolres Nias.
 
Dari hasil pemeriksaan autopsi luar Jenazah korban, terlihat luka memar bagian belakang kepala korban, pipi kanan kemerahan, dan pertengahan pipi kiri kemerahan, luka memar pada punggung kanan korban, luka memar ditangan kanan atas, luka memar di bawah tangan kanan, dan semua ujung jari tangan korban pucat.
 
"Korban mati lemas dikarenakan perdarahan otak kecil sampai ke batang otak akibat trauma tumpul".
 
Kepada ke-tiga tersangka dikenakan Pasal  170 ayat (2) ke 3e subs Pasal 351 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. tutur Kapolres Nias.
Berita Lainnya
HUT Tegal Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN