background img
bank bjb 1
LSM Laskar Indonesia Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Kejari Dan DPRD Subang

LSM Laskar Indonesia Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Kejari Dan DPRD Subang

SUBANG,- Sejumlah warga yang tergabung dalam organisasi masyarakat Laskar Indonesia Subang menggelar aksi unjuk rasa damai, Selasa (8/9/2020) di Kantor Kejaksaan Negeri Subang dan Kantor DPRD Subang.

Aksi unjuk rasa di dua lokasi penting itu mendapat pengawalan pengamanan ketat dari jajaran Polres Subang.

Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani melalui Kabag Ops Polres Subang, AKP Rislam Harfian menyampaikan pada wartawan, pukul 10.20 WIB massa aksi berangkat dari titik kumpul Sekretariat Ormas Laskar Indonesia di Jalan Otista nomor 287 Kecamatan/Kabupaten Subang untuk menuju Kantor Kejaksaan Negeri Subang.

"Unjuk rasa itu selesai sekira pukul 15.00 Wib berjalan aman dan kondusif," katanya.

Perwakilan massa aksi, Rahmat mengaku unjuk rasa yang dilakukan ini ingin menyuarakan dan menuntut keadilan kepada Kejaksaan untuk Atikah yang tanahnya sudah diserobot oleh PT GDA Dawuan.

"Kami minta jangan sampai masalah penyerobotan tanah ini berlarut tanpa penyelesaian," ujarnya.

Kasus penyerobotan tanah ini telah masuk dalam laporan polisi nomor LP - B / 128 / III / 2019 / JBR / RES SBG atas nama pelapor Atikah, kemudian oleh penyidik Polres Subang telah dilimpahkan kembali ke Kejaksaan Subang.

"Mari kawal kasus ini, apakah nanti berkas perkaranya dikembalikan oleh Kejaksaan ke penyidik dengan alasan belum lengkap. Kalau dikembalikan berkas perkaranya berarti ada apa dengan Kejaksaan?" ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Taliwondo memberikan penjelasan ke massa aksi bahwa memang benar pihak penyidik Polres Subang telah melimpahkan kembali berkas perkara ke Kejaksaan.

"Berkas perkaranya akan kami teliti dahulu, apakah berkas perkaranya sudah lengkap atau belum. Jadi, kami belum mau buru-buru dalam penanganan perkara tindak pidana agar penanganan ini tak sia-sia," ucapnya.

Selanjutnya, usai dari Kantor Kejaksaan, massa aksi menuju Kantor DPRD Subang guna menagih janji kepada Wakil Ketua DPRD Subang yang akan memanggil notaris Rosmawati terkait kasus penyerobotan tanah Atikah oleh PT GDA.

"Katanya Senin sudah ada jawabannya tapi nyatanya tak terbukti berarti DPRD bohong," ujar Abdul Nurohim salahsatu perwakilan massa aksi pada wartawan.

Kabag Humas Setwan DPRD Subang, Enang menjelaskan bahwa anggota DPRD Subang belum bisa menerima rekan-reka Laskar Indonesia. Namun, aspirasinya bakal disampaikan ke pimpinan dan akan diagendakan.

"Kalau untuk masalah pemanggilan notaris, saya tak bisa memberi penjelasan karena harus klarifikasi ke anggota DPRD yang menyampaikannya, katanya pada wartawan.

Ketua DPRD Subang, Narca mengungkapkan pihaknya meminta waktu dan bakal undang notaris pada 21 September 2020. (Ms)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah