background img
bank bjb 1
Sigap KPHP Rambat Menduyung Cek Lokasi Minto Cs,  Dir Krimsus Akan Kita Lidik

Sigap KPHP Rambat Menduyung Cek Lokasi Minto Cs, Dir Krimsus Akan Kita Lidik

MENTOK - Sigap dan cepat beginilah yang di lakukan pihak KPHP Rambat Menduyung Unit I, kabupaten Bangka Barat (Babar) Yang di pimpin langsung Kasih Perlindungan Hutan KPHP Rahmat S. Hut dan sejumlah anggotanya, Selasa (8/9/2020) Pukul 14.00 WIB.

Sebanyak sembilan orang Tim Polisi Hutan (Polhut) diturunkan untuk melakukan pengecekan. Aktivitas Tambang Ilegal Di kawasan Hutan Lindung Kelurahan Menjelang kecamatan Mentok kabupaten Bangka Barat. Yang sempat di beritakan Awak Media.

Pantauan Awak Media saat bersama Polhut, Selasa (08/9/2020). Pukul 14.30 WIB. Sayangnya Minto dan pegawainya tidak berada di lokasi Kawasan Hutan Lindung itu. Namun masih di temukan sejumlah alat mesin Tambang milik Minto yang saat ini masih dalam proses pembongkaran. .

Hebatnya Minto dan rekan kerjanya. Menyewah sejumlah buru untuk membongkar abis alat mesin dan selanjutnya di muat menggunakan dua unit mobil Truck, Masing-masing Nomor Polisi (Nopol) BN 8873 RQ dan BN 4038 LD Warna kuning dan hijau. agar tidak ada saksi yang bisa memberikan keterangan saat aparat Kepolisian atau intansi terkait mendatangi Tkp.

Kepada Media, Rahmat S.Hut mengaku sudah melakukan pengecekan dan menindak lanjuti akativitas Tambang. Sayangnya pihaknya tidak menemukan pegawai atau Pemilik Tambang tersebut dan hanyah sejumlah buru yang di sewa oleh Pemilik tambang untuk membersikah akativitas itu.

"Sudah kita tindak lanjuti, dan untuk setatus kawasan itu Hutan Lindung. Sayangnya kami tidak menemukan pemiliknya namun sudah kita ingatkan agar di bersihkan. Memang bandel ini penambang. Sebelumnya sudah kita beri Surat Peringatan (SP) 1, Selasa (28/7/2020) lalu.

Ditegaskan Rahmat bahwa, bilah di kemudian hari di temukan masih aktivitas Tambang pihaknya, Tidak Segan-segan membawa masalah tersebut ke jalur Hukum. Pasalnya aktivitas tersebut merupakan Kawasan Hutan Lindung Jenu Mentok/Tanjung Ular.

"Patroli akan kita tingkatkan lagi kalau masih ketemu akan kita tindak Tegas."

Minto yang sebelumnya, Dikonfirmasi Senin (7/9/2020) kemarin. Mengaku aktivitas Tambang Inkovesìonal tersebut miliknya. iapun mengaku lokasi itu milik rekanya yang merupakan Oknum Polres Bangka Barat inisial Sp.

"Saya bayar Fee kepada Sp Pak. Kalau masalah lahan itu Hutan Lindung saya taunya itu lahan peribadi milik teman saya Sp,"ucapnya.

Sementara itu Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Babel Kombes Pol Haryo Sugihartono, Saat di konfirmasi terkait Setatus Minto yang sempat Membawa-bawa Nama Oknum Kepolisian Polres Bangka Barat.

"Mas, kalau terkait seandainya ada keterlibatan anggota polri itu bukan wewenang Krimsus tapi di propam. Untuk Pertambangan illegalnya belum saya cek dilapangan. Besok saya konfirmasi ke polres setempat untuk membantu mengecek sebagai tindakan awal Terima Kasih."pungkasnya.


Sementara dari berita Sebelumnya.

Buka Tambang Di Kawasan Hutan Lindung (HL), Minto Sebut Oknum Polisi

MENTOK, - Aktifitas Tambang Inkovesìonal (TI), Dì kawasan Berhala Hutan Lindung, Desa Air Putih kecamatan Mentok kabupaten Bangka Barat kembali menggilat, Senin (07/9/2020) Siang.

Selain Belasan Unit mesin Tambang. Terdapat juga satu unit Alat Berat jenis Excapator merk Kolbelco yang memporanda-randakan kawasan yang di lindungi Negara itu.
Minto (44) warga Mentok yang di konfirmasi Awak Media mengaku dirinya bekerja dikawasan Hutan Lindung itu hanyah menggunakan mesin Tambang dan tidak menggunakan alat berat.

"Saya menual pak Wartawan, Saya tidak pakai alat berat. Itu juga saya ngepih sama Oknum Polisi Polres Mentok l, yah kami ada surat tahun delapan puluhan.
Senada dengan Minto, Sp oknum anggota Polres Mentok yang juga di konfirmasi menurut pengakuan minto bahwa dirinya pih ke oknum tersebut.

Mendapat Bantahan menurut Sp dirinya tidak perna memungut Pih, Tambang di kawasan itu. Melainkan mendapatkan Pih tanah dari Minto karena tanah tersebut telah di belinya.

"Kalau Tambang tidak pak, cuma tanah dapat pih tanah aja, jadi saya tidak tau menauh masalah di lapangan,"ungkapnya.
Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah saat informasi terkait oknum Sp yang merupakan anggotanya dirinya belum dapat menjawab.

"Maaf pak saya lagi rapat dengan Kapolda berikut Gubernur,"ucapnya Singkat.

Kabid Perlindungan, Konservasi, Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Dinas Kehutanan Provinsi Babel, Jon Saragih, mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan KPHP Wilayah mentok untuk turun kelapangan.

"Baik terimakasih saya akan koordinasi dengan pihak KPHP sana untuk melakukan pengecekan, selanjutnya akan kita tindak tegas."pungkasnya. (Ode)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah