background img
bank bjb 1
Program Gebyar Setengah Miliar Kini Menjadi Santapan Para Kuruptor Di Kecamatan Dan Desa

Program Gebyar Setengah Miliar Kini Menjadi Santapan Para Kuruptor Di Kecamatan Dan Desa

PURWAKARTA,- Kucuran Dana Desa (DD) tahun 2020 yang alokasikan bagi program gebyar setengah milyar masker kini menjadi santapan empuk bagi para koruptor di daerah.

Tak tanggung-tanggung, percikan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN itu, diduga tak lagi hanya dinikmati kepala desa dan perangkatnya, namun sudah merambat ke perangkat pemerintah di tingkat Kecamatan sehingga tercipta korupsi berjamaah

Menurut data, dalam RAB Gebyar Setangah Milyar Masker disetiap Desa di Kecamatan Campaka Kabupaten Purwakarta menunjukan, biaya produksi dan operasional sebesar 7.000.000.

Selain biaya produksi dan operasional ada tertera item biaya lainnya seperti, operasional PKK, 1 pkt sebesar 100.000., bibit pohon 1 pkt sebesar Rp.100.000 dan partisipasi untuk kecamatan Rp.600.000.

Saat dikonfirmasi Camat Campaka, Ade Sumarna,SH,M.Si kepada wartawan, ia membantah pihak kecamatan tidak menerima uang tersebut.

" kami tidak menerima uang tersebut, kami hanya minta masker kepada para kepaladesa untuk Muspika" ucapnya, Senin,(14/9/2020).

Kata Ade, kami juga merasa kaget ketika dengar ada uang partisipasi sebesar Rp.600.000 yang masuk dalan List RAB setiap Desa...

" Setelah tau adanya list partisipasi masuk ke RAB kami langsung kumpulkan para kades agar itu di hapus jangan ada di RAB" Ungkapnya kepada Awak Media.

Selain itu, kami juga akan mengembalikan uang tersebut kepada Desa yang sudah memberikan, sementara yang belum kami hanya minta masker saja.

" Kami akan kembalikan bagi yang sudah memberikan, dan yang belum kami hanya minta berbentuk masker saja" pungkasnya.(Ms)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah