background img
bank bjb 1
Kejari Purwakarta Menemukan Beras Bercampur Biji Plastik Untuk Bantuan PKH Dari Kemensos

Kejari Purwakarta Menemukan Beras Bercampur Biji Plastik Untuk Bantuan PKH Dari Kemensos

PURWAKARTA,-Kejaksaan Negeri Purwakarta menemukan beras bercampur biji plastik untuk bantuan program keluarga harapan (PKH) dari Kementerian Sosial pada Senin (28/9/2020).

Pihak Kejari Purwakarta mendapatkan temuan ini atas laporan dari seorang warga yang dirahasiakan identitasnya di wilayah Parakanlima, Jatiluhur.

Kasi Intel Kejari Purwakarta, Onneri Khairoza menjelaskan kepada wartawan, bahwa penemuan ini berawal dari laporan yang masuk ke Kejaksaan Negeri Purwakarta dan langsung ditindaklanjuti Tim Seksi Intelejen Kejari Purwakarta. Tim ini, kata Onneri langsung datang ke Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur.

"Kami bertemu dengan warga berinisial AH. Dia memperoleh satu karung beras dengan logo 'Beras Medium Bulog untuk Bantuan PKH' seberat 15 kilogram," ujarnya, Rabu (30/9/2020) saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Onneri menambahkan kondisi beras tersebut berwarna kuning, berbau, dan bercampur dengan biji plastik kecil berwarna putih. AH mengaku dapat beras itu dari orangtuanya yang tinggal di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, yang memang menjadi salahsatu penerima bantuan PKH, katanya.

Onneri menegaskan timnya sedang melakukan pendalaman terkait temuan beras bantuan PKH yang diduga tercampur biji plastik tersebut.

Ditempat terpisah, Dinas Sosial Purwakarta melalui Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos), Rahayu Setiawan kepada wartawan, Rabu (30/9/2020) mengaku pihaknya langsung mencoba menelusuri kasus tersebut untuk mengecek kebenarannya. Tak hanya itu, Rahayu menyebut dinsos kemudian berkoordinasi dengan pihak Bulog.

"Ya, memang ada beberapa butir biji plastik yang ditemukan di dalam beras bantuan PKH. Tapi, kami juga telusuri ke warga lainnya tidak ditemukan semacam itu," katanya.

Rahayu menjelaskan bahwa bantuan berupa beras untuk PKH ini memang menjadi program Kemensos di masa pandemi guna membantu para keluarga penerima manfaat mulai Agustus, September, dan Oktober.

"Masing-masing KPM kan mendapat 15 kilogram beras setiap bulannya dan yang baru diterima itu untuk Agustus juga September. Kalau Oktober nanti," ujarnya, (Ms)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah