background img
bank bjb 1
Dishub Karawang Meminta Para Perusahaan Yang Memiliki Kenderaan Odol Untuk Dinormalisasikan

Dishub Karawang Meminta Para Perusahaan Yang Memiliki Kenderaan Odol Untuk Dinormalisasikan

KARAWANG,- Dinas Perhubungan Karawang meminta perusahaan-perusahaan yang memiliki kendaraan over dimention dan over loading (Odol) untuk dinormalisasi seperti kendaraan semula.

Mereka dapat memotong kendaraannya yang telah dimodifikasi untuk kepentingan perusahaannya.

Kepala UPTD PKB Dishub Karawang, Ayeh Kosasih melalui Kasubag TU, Herdiansyah mengatakan Karawang pada 2023 harus terbebas dari kendaraan odol.

Hal ini guna mendukung langkah dari Dirjen Perhubungan Darat dalam melakukan razia secara persuasif."Perusahaan yang punya kendaraan odol tidak langsung ditindak tapi diberi pengertian agar kendaraannya dikembalikan ke bentuk awal. Biasanya kendaraan odol ini dimodifikasi sampai bentuknya lebih panjang dan tinggi," katanya, pada wartawan Minggu (18/10/2020).

Secara bertahap, Pemkab Karawang bakal melaksanakan aturan Kementerian Perhubungan agar terbebas dari odol. Tak hanya itu, normalisasi kendaraan odol ini, kata Herdiansyah, memudahkan saat uji KIR sehingga tak mengalami hambatan.

"Kami gembira jika normalisasi kendaraan odol bisa dilakukan dengan kesadaran sendiri pemilik perusahaan. Jadi, saat uji KIR tak ada hambatan yang ditemui," ujarnya seraya mencontohkan salahsatu perusahaan di Karawang yang dengan kesadarannya sendiri memotong kendaraan odol dan dikembalikan ke bentuk semula.

Saat ini, Herdiansyah menyebut ada 56 kendaraan odol yang dipotong sendiri dan disaksikan pejabat Dirjen Perhubungan Darat yang datang ke Karawang. Bahkan, berharap akan lebih baik jika perusahaan sendiri yang sadar untuk memotongnya sehingga tak perlu ada tindakan. ujarnya (Ms)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah