background img
bank bjb 1
H.Ria Norsan Penuhi Panggilan Penyidik Polda Kalbar

H.Ria Norsan Penuhi Panggilan Penyidik Polda Kalbar

PONTIANAK, - Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan datangi Mapolda Kalbar untuk memenuhi panggilan kedua dari Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalbar. Pemanggilan Ria Norsan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek di Balai Pendidikan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Kementerian Perhubungan di Kabupaten Mempawah.

Mantan Bupati Mempawah dua Periode ini mengatakan dirinya menghadiri panggilan dari Polda Kalbar guna memberikan kesaksian terkait kegiatan proyek di Balai Pendidikan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Kementerian Perhubungan di Kabupaten Mempawah.

Kepada awak media Ria Norsan mengatakan, pemanggilannya ini untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Pemeriksaan sebagai saksi ini diduga ada kaitan Ria Norsan sebagai mantan Bupati Mempawah selama dua periode.

“Saya sebagai warga negara harus memenuhi panggilan ini. Kemaren panggilan saya itu sebenarnya tanggal 3 Oktober, sehubungan saya sakit karena Covid itu berkasnya ada, saya tidak bisa hadir, kemudian panggilan kedua ini tanggal 6,” ujar Ria Norsan.

Sebelum menjadi Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan menjabat sebagai Bupati Mempawah selama dua periode yakni periode tahun 2009-2013 dan 2013-2018. Saat dikonfirmasi, Ria Norsan belum dapat memastikan lebih detil terkait pemanggilannya.

“Kaitannya karena waktu itu saya masih sebagai Bupati Mempawah ada pembangunan gedung BP2TD itu aja, saya sebagai saksi,” jelasnya.

Berkaitan dengan hal lain, Wagub Kalbar ini enggan berkomentar banyak karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go, mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melalukan penyidikan. Ia mengatakan, Norsan dipanggil sebagai saksi pada kasus tersebut.

“Saat ini perlu saya jelaskan, bahwa posisi yang kita periksa saat ini statusnya masih sebagai saksi. Kemudian kasus yang sedang kita tangani itu berkaitan dengan pembangunan BP2TD di Mempawah. Posisi Pak Ria Norsan, beliau (ketika itu) menjabat sebagai Bupati Mempawah,” ungkap Donny.

Hingga saat ini, kata Donny, belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Pihaknya juga telah memeriksa hingga 40 orang sebagai saksi, dan jumlah tersebut masih akan terus bertambah.

“Kalau untuk saksinya sendiri, untuk kasus pembangunan ini kurang lebih ada 40 saksi. Kalau tersangka kita masih proses. Intinya untuk kasus ini tahapnya sudah status penyidikan. Terget penyelesaian kasusnya secepatnya,” tegasnya.

Berita Lainnya
PDAM Kota BDG babael HUT Tegal 5 bjb
Brebesa 4 Brebes Paguyuban Asep Dunia HUT Tegal