background img
bank bjb 1
Kasus Miras Oplosan Mulai Marak Di Purwakarta

Kasus Miras Oplosan Mulai Marak Di Purwakarta

PURWAKARTA,- Pemerintah Kabupaten Purwakarta angkat bicara terkait mulai maraknya kasus miras oplosan bahkan hingga menewaskan sejumlah orang di wilayah Purwakarta.

Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Daerah Purwakarta, Iyus Permana pada wartawan, Iyus Permana menyebut masalah miras oplosan ini sebenarnya ada pada ranahnya aparat kepolisian untuk secepatnya menuntaskan penyakit masyarakat ini. Dia berharap kasus semacam ini tak terulang lagi di Purwakarta.

"Kami ingin gencarkan lagi sosialisasi terkait minuman keras atau narkoba di wilayah-wilayah bahkan pelosok. Memang selama ini sosialisasi hanya terpaku pada perkotaan. Mungkin, nanti akan lebih sering untuk sosialisasi di desa-desa tak hanya sekali dua kali, sebab ternyata kasus ini muncul lagi sekarang," kata Sekda di Jalan Kemuning, Purwakarta, Senin (23/11/2020).

Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, tewas setelah melakukan pesta miras, Jumat (20/11/2020). Kedua warga yang tewas itu, adalah Annisa (20) dan Ujang Suhendar (18).

Kepala Desa Sukamaju, Ayi Kodariah, angkat bicara terkait tewas kedua warganya itu. Menurut Ayi, memang pada Jumat (20/11/2020) ada sejumlah muda-mudi tengah asyik berpesta miras. Kemudian, dampaknya mulai terasa sehari berselang.

"Pertama itu ketika ada pemudi yang meninggal. Awalnya dikira bukan karena miras. Lalu, paginya ada pemuda yang meninggal. Setelah ditelusuri oleh aparat kewilayahan memang mereka habis pesta miras," katanya di Kantor Desa Sukamaju, Senin (23/11/2020).

Selain dua warganya yang tewas, lanjut Ayi, ada dua warga lagi yang kondisinya kritis dan tiga orang lainnya selamat.

"Katanya sih diduga ginseng tapi enggak tahu pakai campuran apa, karena kalau ginseng saja enggak akan seperti itu," ujarnya.

Seorang korban selamat yang ikut pesta miras, Mukhtar mengaku baru pertama kali minum ginseng. Tetapi, dia pun tak tahu campuran apa yang dimasukkan ke dalam minuman itu.

"Yang bawa (minuman) itu Dian (kritis). Minumnya secara giliran. Saya minum hanya tiga gelas, satu gelasnya isi seperempat gelas," ucapnya.

Dia mengatakan merasakan pusing dan mual selang sehari. (Ms)

Berita Lainnya
PDAM Kota BDG babael HUT Tegal 5 bjb
Brebesa 4 Brebes Paguyuban Asep Dunia HUT Tegal