background img
BJB 2017
Bupati Majalengka membuka acara Kegiatan Pembauran Kebangsaan di Paraland

Bupati Majalengka membuka acara Kegiatan Pembauran Kebangsaan di Paraland

MAJALENGKA -  Bupati Majalengka DR. H. Sutrisno, SE, MSi membuka acara Kegiatan Pembauran Kebangsaan bagi Lintas Agama, Etnis, Adat, Budaya WNI Keturunan dan Stakeholder lainnya, bertempat di Paraland Gunung Panten Desa Sidamukti Majalengka, Kamis (26/10/2017).

Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Majalengka Dr. H. Sutrisno,SE, MSi, Ketua DPRD Majalengka Tarsono D. Mardiana,SSos, Dandim 0617/Majalengka Letkol Arm Novi Herdian,SH,MM, Kapolres Majalengka yang diwakili Waka Polres Kompol Ijang Syafei,SPd,SH Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka Hasibin,SH, Pengadilan Negeri Majalengka Nedi Rusnaedi,SH, Kepala Kesbangpol Kabupaten Majalengka Akbar S. Harto, Ormas, LSM, Budayawan dan tamu Undangan lainnya.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Majalengka Akbar S. Harto mengatakan bahwa kegiatan Pembauran Kebangsaan bagi Lintas Agama, Etnis, Adat, Budaya WNI Keturunan dan Stakeholder lainnya dilaksanakan untuk menciptakan Damai dalam kebhinekaan untuk memelihara keutuhan NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945 serta menciptakan rasa aman dan nyaman di Kabupaten Majalengka.

Sementara itu Bupati Sutrisno mengatakan bahwa kita semua dalam bingkai NKRI harus menjaga persatuan dan kesatuan. Kita punya senjata ampuh dalam membangun bangsa yakni trisakti mandiri. Yakni bidang politik, ekonomi dan budaya, paparnya.  

Dalam sambutan Waka Polres Majalengka Kompol Ijang Syafei,SPd,SH menyampaikan bahwa Terorisme menjadi Fenomena global yang dapat terjadi di negara manapun, terorisme tidak bisa dikaitkan dengan agama karena semua agama mengutuk terorisme, hal ini penting dilakukan agar pendidikan agama tidak intoleransi dan radikalisme, hal ini hanya bisa dilakukan jika guru-guru agama mempunyai wawasan kebangsaan yang baik, terutama terkait dengan pemahaman dan empat Pilar bangsa yaitu (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UU 1945).

Tambahnya Waka Polres, Lakukan kampanye anti radikalisme secara terus menerus dengan disertai pembenahan keadaan yang dapat menimbulkan tumbuh suburnya paham radikalisme misalnya kemiskinan, pengangguran, keadilan dan pendidikan kebangsaan guna menciptakan Damai dalam kebhinekaan untuk memelihara ke utuhan NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dan Menciptakan rasa aman dan nyaman di Kabupaten Majalengka." Pungkas Waka Polres

Di penghujung Acara pelaksanaan kegiatan Pembauran Kebangsaan bagi Lintas Agama, Etnis, Adat, Budaya WNI Keturunan dan Stakeholder lainnya dilanjutkan dengan Penandatanganan “Kesepakatan Kita” yang berisi :
1. Kami siap menjaga keutuhan NKRI yang berladaskan pancasila dan UUD 1945.
2. ‎Kami siap menjungjung tinggi peraatuan dan kesatuan bangsa
3. ‎Kami siap musyawarah/mupakat bila terjadi kesalah pahaman tindakan yang mengakibatkan konflik sosial di Kabupaten Majalengka
4. ‎Kami siap berpartidipasi aktif dala pembangunan dan oembinaan masyarakat
5. ‎Kami siap bekerja sama antara pemerintah dan antar umat beragama, umat beragama dan elemen masyarakat lainnya. (Abi cris / Irwanto)

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN TAHUN BARU ISLAM RADIO THOMSON1 HARI TAHUN BARU ISLAM
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN BABEL PPP IKLAN PARTAI DPI BABEL