background img
BJB 2017
Panwaslu Majalengka : Pentingnya Peran Masyarakat Dalam Pemilu

Panwaslu Majalengka : Pentingnya Peran Masyarakat Dalam Pemilu

Majalengka, Sinarpaginews - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (PANWASLU) Kabupaten Majalengka mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif guna menuju pemilihan umum yang kondusif di Gedung SKB Majalengka. Selasa, (31/10)

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua Panwaslu Kabupaten Majalengka Agus Asri Sabana, Tokoh Agama, Tokoh Kepemudaan (Pelajar SMU, Mahasiswa, Karang taruna) dan Insan Media.

Dalam sambutannya Agus menyampaikan  pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 di Kabupaten Majalengka akan segera dilaksanakan sesuai amanat undang-undang, Rencananya Pilkada serentak ini akan digelar pada tanggal 27 juni 2018. Pilkada serentak tidak saja merupakan  agenda Kabupaten Majalengka, tetapi juga agenda masyarakat Indonesia. “Sekitar 171 daerah baik Kabupaten, Kota maupun Provinsi melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak” terang Agus.

Ketua Panwaslu Majalengka Agus, juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif ditujukan dalam rangka pemilihan umum kepala daerah serentak tahun 2018.  Dengan adanya sosialisasi ini, warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih  memahami tujuan utama dilaksanakannya Pemilu. Selain itu,  dapat turut serta melakukan pengawasan partisipatif demi Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sebagai bentuk partisipasi rakyat dalam mengawasi Pemilu.

Sambung Agus, "Pentingnya peran masyatakat dalam pemilukada, jika hanya mengandalkan panwas saja, saya rasa kurang cukup maka dari ini kita sertakan pentingnya partisipasi masyarakat secara umum, untuk pemahaman yang berkaitan dengan stuktur panwas, cara bagaimana menyelesaikan pelanggaran yang terjadi dan cara mencegah terjadinya pelanggaran pada pemilukada nanti. Sangat penting peran masyarakat dalam pelaksanaan pemilu serentak ini terutama dalam mengawal setiap tahapan, mulai dari tahapan pembentukan lembaga adhock penyelenggara Pemilu sampai tahapan rekapitulasi suara dalam Pilkada tersebut. Oleh karena itu, pentingnya kita melakukan pengawasan partisipatif dari seluruh masyarakat terutama para pemilih pemula yang masih memiliki nilai-nilai idealisme,” ungkap Ketua Panwaslu di akhir sambutannya.

Dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif kali ini hadir juga penyandang disabilitas, bagi para penyandang disabilitas, adanya sosialisasi pengawasan partisipasif ini sangat berguna, Hal ini mengingat mereka jarang sekali dilibatkan.

Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam Rangka Pilkada Serentak Tahun 2018 ini  rencananya dilaksanakan selama tiga hari (31 Oktober - 2 November 2017) secara resmi dibuka oleh Ketua Pawaslu Kabupaten Majalengka.
(Irwanto / Abi cris)




Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN TAHUN BARU ISLAM RADIO THOMSON1 HARI TAHUN BARU ISLAM
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN BABEL PPP IKLAN PARTAI DPI BABEL