background img
bank bjb
Disdik Jabar Siap Sosialisasi dan Simulasikan Pergub PPDB 2019

Disdik Jabar Siap Sosialisasi dan Simulasikan Pergub PPDB 2019

BANDUNG, - Jelang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat saat ini sudah mempersiapkan draft Peraturan Gubernur tentang pelaksanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Namun, sebelum disampaikan ke Gubernur, Dinas Pendidikan Jawa Barat terlebih dahulu minta masukan dari Komisi V DPRD Jabar.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika kepada wartawan usai raker dengan Komisi V DPRD Jabar terkait penyusunan draft PPDB 2019, di DPRD Jawa Barat. Jln Diponegoro 27. Bandung.  Senin (29/4-2019).

Dikatakan, dalam rapat dengan Komisi V yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi V H.Syamsul Bachri, ada beberapa hal penting yang disampaikan diantaranya, dalam penyusunan draft PPDB harus berpegang teguh pada Permendikbud No. 14 tahun 2018 tentang pengaturan PPDB dan Disdik Jabar diminta untuk melakukan sosialisasi dan simulasi secara masif dan berkualitas.

“ Kita maklumi, bahwa timbulnya kegaduhan dan permaslahan PPDB sebelumnya, tentunya tidak terlepas dari masih kurangnya kegiatan sosialisasi baik langsung kesekolah SMP maupun melalui media masa”Ujar Dewi

Dikatakan, sebagaimana permintaan Pak Gubernur, bahwa kegiatan sosialisasi yang dirangkai dengan simulasi jalur Zonasi, Jalur Prestasi dan Jalur Pindahan secara masif dan berkualitas harus melibatkan siswa kelas IX dan orang tuanya. Untuk itu, kita akan libatkan siswa kelas IX dan ortunya agar para ortu dan calon siswa mengerti dan mampu menterjemahkan aturan PPDB 2019.

Jalur Zonasi, Prestasi dan Perpindahan
Lebih lanjut Dewi Sartika yang akrab disapa Ike ini menjelaskan, dalam simulasi , kita akan jelaskan maksud Jalur Zonasi (90%), Jalur Prestasi (5%) dan Perpindahan (5%). Untuk jalur Zonasi (90%) terdiri dari Zonasi Jarak (70% ) didalamnya termasuk dari Jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan Penghargaan Maslahat bagi Guru (PMG) dan 20% lagi Zonasi Kombinasi.

Sedangkan Jalur Prestasi 5% terdiri dari Prestasi UN (2,5%) dan Prestasi Non UN (2,5%). Untuk Prestasi UN, calon siswa memiliki prestasi UN sangat bagus nilainya (Nilai UN setiap mata pelajaran diatas 80).

Jalur Prestasi Non UN, tetap memperhatikan prestasi UN-nya, namun, calon siswa tersebut memiliki prestasi / Juara seperti bidang Olahraga, Hafiz Alqur’an, Senibudaya atau bidang lainnya, yang dibuktikan dengan Sertifikat/ Piagam prestasi yang diraih. Selain itu, jalur Prestasi Non UN akan diadakan test kemampuan/ kompetensi sesuai dengan prestasi yang dimilikinya.

Sementara itu, terkait jalur Perpindahan (5%), dimana siswa tersebut mengikuti orangtuanya yang pindah kerja, misalkan Ortunya semula kerja di Surabaya sekarang pindah ke Bandung. Maka si-calon siswa tersebut saat mendaftar ke SMA/SMK di Bandung, harus melampirkan surat pindah kerja orangtuanya, walaupun KK masih KK Surabaya. tandasnya.(spn/bd)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS