background img
bank bjb
Masuk Usia 342 Tahun, Brebes Makin Mulya

Masuk Usia 342 Tahun, Brebes Makin Mulya

BREBES - Memasuki usia 342 tahun pada 18 Januari 2020, Kabupaten Brebes makin Mulya. Terbukti, banyak yang terkesima dengan penampilan Brebes yang makin berkembang dan maju di berbagai sisi. Apalagi dengan ditetapkannya Kabupaten Brebes sebagai Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) mulai 2020.

“Alhamdulillah di paruh pertama dari periode kedua kepemimpinan Idza-Narjo, Brebes makin Mulya. Apalagi dengan kehadiran KIB dan KPIB,” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Jumat (17/1).

Menurut Idza, data BPS menunjukkan angka kemiskinan Kabupaten Brebes tahun 2019 berada di angka 16,22 persen. Angka ini turun dari tahun sebelumnya yakni 17,17 persen. Insya Allah di 2020 angka kemiskinan akan turun lagi. Terlebih Presiden Jokowi telah menetapkan Kabupten Brebes sebagai salah satu kawasan industri nasional melalui Kawasan Industri Brebes dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes pada November 2019 lalu. Direncanakan, kawasan industri akan terbentang dari kecamatan Losari, Tanjung hingga Bulakamba.

Selain itu, sebuah kebanggaan bagi kita semua, bahwa produk pasta bawang dari Brebes sudah mulai memasuki pasar ekspor. Terbukti, beberapa waktu lalu telah dilakukan ekspor perdana ke Arab Saudi. Keberadaan kawasan industri dan kemajuan di bidang perekonomian adalah upaya kita mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 7% pada 2023 nanti.

Brebes tidak hanya dilirik para investor, tapi para investor sudah menambatkan hatinya dengan bukti menanamkan investasi dengan nilai yang sangat tinggi. Terhitung hingga akhir Desember 2019 sebanyak 24 investor yang telah mendirikan pabrik di Kabupaten Brebes. Dan akan terus berkembang, karena yang masih dalam proses perijinan sebanyak 12 perusahaan.

Kehadiran KIB dan KPIB selain membuka kran investasi seluas-luasnya juga ada peran dari pemerintah pusat dan provinsi. Yakni dengan dipenuhinya berbagai sarana dan prasarana penunjang KIB dan KPIB. Seperti penyelesaian jalan lingkar utara (jalingkut) Wanasari-Kota Tegal, dan nantinya dilanjutkan jalingkut Wanasari-Losari. Juga pembangunan bendungan karet di empat sungai, yakni Kali Pemali, Kali Kabuyutan, Kali Cisanggarung dan Kali Babakan. Selain itu juga akan ditunjang dengan Pembuatan Balai Latihan Kerja dan Pembangunan Politeknik Vokasi.

Untuk mengatasi terjadinya rob dan abrasi, akan dibangun tanggul penahan rob dan abrasi di sepanjang pesisir pantai Brebes, Wanasari, Bulakamba, Tanjung dan Losari.

Selain itu, lanjut Idza, dilakukan revitalisasi Waduk Malahayu Banjarharjo dan Waduk Penjalin Paguyangan yang telah mengalami pendangkalan. Mengingat sejak dibangunnya waduk tersebut belum pernah dilakukan pengerukan. Dengan normalisasi waduk maka kebutuhan air bagi petani akan terpenuhi dan lahan hijau akan tetap lestari meski sektor industri hadir di Brebes.

Hal yang baru adalah pembangunan jalan Tol Brebes-Cilacap dan pembangunan Waduk Bantarkawung yang mampu menampung air hingga lebih kurang 1 milyar kubik.

Keberhasilan Pembangunan 2019

Di tahun 2019, banyak pembangunan fenomenal yang telah dilakukan oleh pemerintahan Idza-Narjo. Pada 26 Desember 2019 lalu telah dilakukan peresmian 58 proyek infrastruktur yang dilakukan dalam sehari dan berhasil mencetak rekor MURI. Proyek-proyek tersebut antara lain, melanjutkan pembangunan RSUD Brebes, pembangunan RSUD Bumiayu, pembangunan Islamic Center, Makam Syeh Junaedi, Stadion Karangbirahi, pembangunan jembatan Wlahar, revitalisasi pemandian air panas Cipanas Buaran, pembangunan puskesmas perawatan jiwa dan Napza dan lain-lain.

Sedang tahun 2020 kini sedang digarap pembangunan RSUD Ketanggungan, Kantor Pelayanan Terpadu (KPT), Pembangunan jembatan Plompong, Pembangunan Pendopo Bumiayu, Perbaikan jalan Losari–Prapag Lor, Jalan Kretek–Kaligua, Rehab Puskesmas Sitanggal dan Kelanjutan Pembangunan Stadion Karangbirahi.

Pretasi regional dan nasional

Meningkatkan dan mempertahankan prestasi adalah cerminan kinerja bagi daerah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang 2019, Kabupaten Brebes menorehkan prestasi antara lain sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Nindya, Satya Lencana Karya Pembangunan Bidang Koperasi, Kabupaten Peduli HAM, Ionvasi Daerah Gerakan Kembali Bersekolah, Empat lembaga pendidikan dinobatkan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, yakni SMP N 1 Jatibarang, SMP 5 Brebes, SD Brebes 02 dan SMA 1 Bantarkawung. Sedangkan Sekolah Adiwiyata Provinsi yakni SD Kalilangkap 02.

Tak hanya sarana fisik yang menjadi sasaran program pemerintahan tetapi juga Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk peningkatan SDM, Pemkab telah menggelontorkan beasiswa untuk siswa SMP/MTs dan SMA/MA/SMK serta Biaya Bidik Misi bagi anak-anak Brebes yang menempuh kuliah. Juga untuk pembiayaan Gerakan Kembali Bersekolah (GKB).

Upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi terus dilakukan. Jika tahun 2018 AKI sebesar 31 orang, maka tahun 2019 terdapat 37 kematian ibu,  sedangkan untuk AKB tahun 2018 terjadi kematian bayi sebanyak 325 dan akhir tahun 2019 turun menjadi 287 bayi.  

Angka Stunting di Kabupaten Brebes saat ini masih cukup tinggi. Angka stunting di Brebes berdasarkan hasil penimbangan serentak 2019 mencapai 11,47 persen. Karenanya Brebes menjadi daerah terintervensi. Harapan saya program-program daerah dan intervensi pusat dapat segera menurunkan angka stunting ini.

Perubahan perilaku terhadap buang air besar sembarangan juga terus dilakukan oleh Pemkab Brebes dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, disepakati bersama tahun 2020 Kabupaten Brebes terbebas dari ODF atau buang air besar sembarangan. Sebanyak 139 desa dari 292 desa dan 5 kelurahan dengan cakupan akses Jamban 86,07 persen.

Pendataan aset daerah yang dimiliki Kabupaten Brebes telah menunjukan hasil yang sesuai harapan. Karena bisa menjadi acuan dalam penilaian BPK sehingga diharapkan pada 2020 ini, Brebes mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Hari Jadi Brebes yang jatuh pada 18 Januari, mengambil tema Brebes Mulya. Dikandung maksud Mulya yang berkaitan dengan keluhuran, budi baik, dan sesuatu yang berhubungan dengan martabat.

Di hari jadi ke-342 Kabupaten Brebes menjadi wilayah yang meninggikan martabat pemimpin dan warganya. Sekaligus melantipkan akal budi untuk bekerja memuliakan kemajuan daerahnya. Sesuai dengan semboyan Kabupaten Brebes Mangesti Wicara Ebahing Praja demi tercapainya Visi Kabupaten Brebes yang unggul, sejahtera dan berkeadilan.(hid/was).


Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor