background img
bank bjb
Anchor Indutry Mendorong Kematangan Kawasan Sains Dan Teknologi

Anchor Indutry Mendorong Kematangan Kawasan Sains Dan Teknologi

Jakarta - Kolaborasi Industri Jangkar (Anchor Industry) sangat dibutuhkan dalam mendorong kematangan Kawasan Sains dan Teknologi (KST). Kolaborasi tersebut dibutuhkan dalam upaya mengakselerasi produksi massal

Produk inovasi KST sekaligus mencapai target pasar produk inovasi KST.

Industri Jangkar juga diharapkan dapat berperan menjadi angel investor yang dapat memberikan investasi permodalan dengan bunga terjangkau bagi Tenant dan PPBT yang berada di KST. Pengalaman industri jangkar pun dapat dituangkan menjadi pelbagai ide inovasi baru untuk beragam jenis produk di KST.

Dr. Ir. Lukito Hasta, Direktur Kawasan Sains, Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyatakan,“ Kolaborasi ini juga dapat menguntungkan industri jangkar karena industri jangkar akan mendapatkan kemudahan dalam memanfaatkan akses fasilitas KST," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Hingga akhir tahun 2018, KST di daerah yang dikembangkan oleh Kemenristekdikti diantaranya adalah Papua Barat Science Park, Sumbawa Science Park, Kalimantan Utara Science Park, Solo Techno Park, MSTP Jepara, Sragen Techno Park, Palembang Techno Park, Riau Techno Park, Kaur Techno Park, Puslit Koka Science Park dan PPKS Science Park.

Sedangkan Perguruan tinggi yang difasilitasi Kemenristekdikti dalam pengembangan KST meliputi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Science park, Universitas Gajah Mada (UGM) Science Park, Institut Teknologi Bandung (ITB) Science Park, Universitas Padjajaran (Unpad) Science Park, Institut Pertanian Bogor (IPB) Science Park, Universitas Indonesia (UI) Science Park, dan Universitas Andalas (Unand) Science Park.

Beberapa KST tersebut telah bekerja sama dengan industri diantaranya adalah : Solo Techno Park dengan PT. Prosan Alam Hijau, UGM Science Park dengan PT Phapros, ITB Science Park dengan PT Sinar Mas dan Unpad Science Park dengan PT Darya Padma Enoes.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 106 Tahun 2017 tentang Kawasan Sains dan Teknologi, Kawasan Sains dan Teknologi (KST) adalah Wahana yang dikelola secara profesional untuk mengembangkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan melalui pengembangan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan penumbuhan perusahaan pemula berbasis teknologi.

Untuk mewujudkannya, maka dibutuhkan sinergi antara akademisi, pemerintah dan industri agar KST dapat lebih memiliki dampak bagi peningkatan perekonomian daerah di mana KST berada.

"Untuk mendorong sinergi antara akademik, pemerintah dan industri (triple helix ABG/ Academic, Bussiness dan Goverment) di dalam KST, maka diselenggarakan Forum Kawasan Sains dan Teknologi (KST) II. Tujuan diselenggarakannya forum ini adalah sebagai wahana knowledge sharing antar stakeholders dalam pengembangan KST, memperluas jejaring dan kerjasama antar Industri dan KST, serta sebagai wadah pembahasan strategis perencanaan dan tantangan pengembangan KST di masa yang akan datang ," tandasnya. (rul)

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
PMI gratisa BANASPATI amanah umah thomson radio
Pengumuman KPU Kota Malang BUS JAKEL HOLYDAY MINICON1 IKLAN SALES MOTOR